Kamis, 12 September 2019
Rabu, 13 Maret 2019
REVIEW PRODUK CCTV HIKVISION DS-2CD2020-I
REVIEW
PRODUK CCTV HIKVISION DS-2CD2020-I
Oke,lama tak berjumpa kali ini saya akan menriview CCTV HikVision DS-2CD20-l, tanpa membuang - buang waktu ita langsung ke pembahasan
Berikut ini adalah review dari
kamera dengan harga yang murah, yang memiliki kualitas camera 2 Megapixel
dengan Infra Red Bullet dari produsen Hikvision. Dengan iluminator IR yang
baik, WDR, Smart IR dan fitur untuk mengatur suara bising. Bukan hanya dari
spesifikasinya saja yang menakjubkan, tapi bagian yang benar mengagumkan adalah
bagaimana jelas dan tajamnya gambar rekaman, ini menunjukan bahwa kamera
pemantau DS-2CD2020-I dari hikvision sangat dibuat dengan detail, demi
kenyamanan pengguna.
FITUR UTAMA :
v
1/3” 3 Megapixel CMOS sensor
v
264 dual-stream encoding
v
30fps @ 1080P (1920 x 1080)
v
4mm, 6mm and 12mm fixed lens
v
Day/Night IR Cut Filter
v
IR LED advertised working distance 30m
v
IP66 Rated Outdoor Bullet
v
Powered by PoE
v
Smartphone apps available
Secara keseluruhan kamera CCTV Outdoor yang mengesankan dengan kualitas
gambar yang sangat baik, kinerja saat pencahayaan rendah, dan menu terorganisir
dengan sangat baik. Iluminator IR Memiliki cangkupan pencahayaan yang cukup
baik. Yang dilengkapi juga dengan lensa 12mm dari Hikvision yang mungkin
sulit anda dapatkan di brand CCTV lainnya.
Ini adalah tipe Bullet series yang modern dengan pigtail power dan jack.
Untuk membuat instalasi bersih, Anda harus mengebor dan membuat lubang sekitar
1 “diameter untuk memasukan jack kedalamnya. CCTV hikvision hadir dengan fitur
tahan dari segala cuaca ekstrim, yang tentunya kamera CCTv outdoor iniah yang
ada butuhkan, yang mampu bekerja maksimal sepanjang hari, dan kuat terhadap
terpaan cuaca.
CCTV hikvison ini memilki ukuran yang lebih kecil dari kamera outdoor
lainnya, memilki akurasi warna yang baik, dan kamera ini bisa anda dapatkan
di CV.Putra Mandiri Pati Jawa Tengah hanya dengan
harga Rp 1.899,000 yang tentunya mendapatkan garansi resmi. Dan demikian adalah
review CCTV hikvision DS-2CD2020-I, yang bisa anda jadikan referensi sebagai
alat sistem keamanan di rumah, kantor, atau tempat usaha anda.
Kamis, 18 Oktober 2018
Pengertian & Fungsi Hub,Switch,Router,Bridge,Nic, dan Repeater
Hub adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI layer 1. Physical Layer. Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator, dan menguatkan sinyal di kabel UTP. Menggunakan Hub dapat mengalami collision karena Hub tidak dapat mengenal MAC Address / Physical Address yang mengakibatkan tidak dapat memilah data yang akan ditransmisikan.
Berikut ini Fungsi-fungsinya :- Tempat menambahkan atau mengurangi Workstation.
- Seperti Repeater yaitu menambah jarak Network.
- Bisa mendukung interface yang berbeda ( Ethernet, Token ring, dan FDDI).
- Mempunyai fitur Fault Tolerance ( isolasi kerusakan )
- Mempunyai pengelolaan yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic).
Switch adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer ke 2, Data Link Layer. Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator dalam jaringan. Berbeda dengan Hub, Switch tidak dapat mengalami collision karena Switch dapat mengenal MAC Address / Physical Address sehingga Switch dapat memilah data yang akan ditransmisikan.
Berikut ini fungsi-fungsinya:- Sebagai penguat atau repeater.
- Untuk menghubungkan kabel-kabel UTP( katagori 5/5e ) antar komputer.
- Menghubungkan antar komputer dalam LAN.
Router adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer ke 3, Network Layer. Layer ini terkenal dengan pengalamatan jaringan menggunakan IP Address. Sehingga Router berperan sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih.
Berikut ini fungsinya:- Sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan yang akan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Bridge adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer ke 2, Data Link. Perangkat tersebut untuk membuat sebuah segmen jaringan atau memperluas jaringan. Bisa juga untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, contoh antara kabel UTP dengan kabel serat optik atau bisa juga dengan dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
Berikut ini Fungsi-fungsinya:- Untuk membagi jaringan menjadi dua buah jaringan.
- Untuk mengatur informasi antar network agar tertib.
NIC { Network Interface Controller }adalah perangkat keras yang berbentuk kartu dengan kegunaan untuk menjadi jembatan komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerjanya mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial yang dapat ditransmisikan kedalam media jaringan.
Berikut ini Fungsi-fungsinya:- Sebagai media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
- Untuk mengotrol data flow antara komputer dan sistem kabel.
- Untuk menerima data yang dikirim dari komputer melalui kabel, lalu diterjemahkan kedalam bit agar dapat dimengerti oleh komputer.
Repeater adalah perangkat yang berfungsi memperluas jangkuan sinyal WIFI sehingga wilayah yang tidak dapat menangkap sinyal WIFI, bisa menangkap sinyal WIFI. Harus ada 2 alat untuk Repeater, yaitu alat untuk menerima sinyal dari server ( Client ) dan alat untuk menyebarkan sinyal WIFI ( Acces Point ).
Berikut ini Fungsi-fungsinya:- Untuk memperluas sinyal dari Server ( pemancar ).
- Untuk mempermudah akses sinyal WIFI dari Server.
- Untuk memberika sinyal pada daerah yang jauh dari Server ( pemancar ).
Rabu, 17 Oktober 2018
Pengertian & Tipe PABX
PABX/PBX, singkatan dari "Private
automatic Branch eXchange", adalah suatu perangkat keras elektronik
telekomunikasi yang berfungsi sebagai pembagi atau pengatur antara bagian
internal (extension to extension) dengan eksternal (outgoing dan incoming).
Umumnya, PABX digunakan untuk kantor, gedung, rumah tinggal, hotel, dan rumah
sakit.
Tipe & Jenis - jenis PABX
PABX Digital
Merupakan PABX yang mempunyai output atau
extension berupa data digital. PABX jenis ini data digital perlu diubah dengan
pesawat telepon khusus untuk dapat menjadi suara. tiap-tiap merek mempunyai
konversi digital yang berbeda dengan nama dan istilah berbeda juga.
PABX Analog
Merupakan PABX yang mempunyai output analog
berupa sinyal analog, karena menggunakan sinyal analog maka tidak perlu pesawat
telepon khusus. Pesawat telepon ini sama seperti yang digunakan dirumah yang
dihubungkan PSTN dalam istilah disebut Single Line Telephone (SLT).[
PABX Hybrid
Merupakan PABX gabungan antara dua sistem
di atas. Oleh karena itu sistem ini mempunyai 4 kabel (2 pasang-1 pasang analog
1 pasang digital) pada setiap keluarannya.
PABX IP (Internet Protocol)
Merupakan PABX yang hanya mengunakan
protocol IP untuk interkoneksi ke pesawat pesawatnya. PABX IP menggunakan port
RJ45 untuk sambungannya.
Rabu, 05 September 2018
Pengalaman Semasa Sekolah
Assalamualaikum Wr. Wb
Kali ini saya akan membagikan pengalaman pertama saya semasa diterima di SMK TUNAS HARAPAN PATI Jawa Tengah.
Hy Gays ,kenalin nama saya Yoga
Pratama,saya diterima sebagai siswa baru di SMK TUNAS HARAPAN PATI pada hari
Senin tanggal 17 juli 2017. Saya memilih sekolah “SMK TUNAS HARAPAN PATI’’ Karena
saya merasa tertarik dan nyaman dengan keadaan sekolah ini. Awalnya saya ragu
untuk mendaftar di sekolah sini yh apa boleh buat kalau tidak mencoba kita
tidak akan tau hasilnya, dan ternyata saya lolos dalam seleksi, saya masuk di jurusan
Teknik Komputer dan Jaringan atau sekarang disebut dengan singkatan TKJ,
katanya jurusan favorit dari semua
jurusan YANG ADA disekolahan SMK TUNAS HARAPAN PATI
Hari pertama saya di sekolah SMK Tunas
Harapan Pati adalah masa orientasi. Pada waktu itu saya sangat terkejut dengan
semua progam yang ditetapkan pihak sekolah. Masa orientasi di sekolah ini
sangatlah berbeda dengan sekolah lain. Masa orientasi disini benar-benar
dilaksanakan dengan orientasi yang sangat mendidik kedisiplinan siswa, agar
berkarakter dan berkepribadian baik dan siap kerja.
Pada masa MOS banyak pengalaman yang
saya dapet diantaranya...jelas kita semua pasti dapet teman baru dan sifat
mereka macem-macem bentuknyaa..tapi saya merasa nyaman dengan mereka semua asik
diajak ngobrol, mudah berkawan dan
awalnya masuk kita semua kompak dalam semua kegiatan yang dilaksanakan oleh
sekolahan.
Pertama kalinya saya memasuki bengkel
TKJ,saya sangat terkejut. Bengkel TKJ sekolah saya tergolong lengkap.Sarana dan
prasarana yang di sediakan pihak sekolah untuk para siswanya menjadi kesempatan
saya untuk mempelajari bidang jaringan dan mempersiapkan ilmu untuk bekal dimasa
depan.Guru-guru jaringan saya juga sangatlah mengasyikan tapi serius. Ini
membuat saya jadi bertambah senang berada dikelas X - TKJ 4 yang di perwalikan
bapak Slamet Haryanto. Saya sangatlah bangga dan enjoy untuk mengikuti semua
materi maupun praktek yang di terapkan guru dan pihak sekolah saya.
Ini lah sekilah dari pengalaman saya
saat awal masuk sekolah diSMK TUNAS HARAPAN PATI ini, Semoga ada hikmah yang
dapat dipetik dari tiap pengalaman saya,entah apa itu, semoga ada hikmah-nya
dan bermanfaat.
Itulah pengalaman saya sesama masuk di SMK TUNAS HARAPAN PATI Jawa Tengah
Wassalamualaikum Wr. Wb
Selasa, 04 September 2018
Karakteristik Perangkat Jaringan Nirkabel Indoor & Outdoor
Hai Selamat Datang diblog saya ., Kali ini saya akan membagikan pengetahuan tentang Karakteristik Perangkat
Jaringan Nirkabel Indoor & Outdoor.
Oke kita langsung menuju
ke pembahasan.
Karakteristiknya ada 4 macam yaitu :
1)
Perangkat Keras Terdiri atas :
- Nirkabel Router
- Nirkabel AP atau wireless Access Point
{WAP}
2) Antena
tediri atas :
A. Antena Directional
- Antena Grid, Antena Yagi, Antena Sectoral & Antena Parabola
B. Antena Omnidirectional
3)
IEEE
4)
Nirkabel Channel
Pembahasan yang pertama
mengenai perangkat keras
1. Nirkabel Router
Merupakan
perangkat Router yang berfungsi meneruskan paket data dari suatu network
lainnya {dari LAN ke WLAN}.
Gambar seperti berikut ini :
Wireless
router juga dapat difungsikan sebagai accessn point dengan cara menonaktifkan
fungsi routernya dan diaktifkan fungsi Access Pointnya. Wireless Router semacam
ini disediakan oleh vendor seperti mikrotik, tplink, Linksys,dll
2. Nirkabel AP atau Wireless Access Point {WAP}
Merupakan
sebuah alat yang berfungsi untuk mengkonelsikan alat-alat wireless ke sebuah
jaringan berkabel {wired network} menggunakan wifi,bluetooth,dll. WAP digunakan
untuk membuat jaringan WLAN atau memperluas cakupan area wifi yang sudah ada
dengan mode bridge.
Gambar seperti berikut ini :
WAP adalah titik puat jaringan
wireless,alat ini memancarkan frekuensi radio untuk mengirim dat & menerima
data. Konfigurasi WAP cukup sederhan,seperti penentuan SSID,Channel, &
pemilihan jenis authentication.
Gambar diatas adalah
contoh topologi jaringan wireless {WLAN}dan wired {LAN} yang dihubungkan dengan
Wireless Access Point {WAP}.Setiap client baik dapat saling berkomunikasi data
dan dapat bersama-sama mengakses PC Server.
Pembahsan yang kedua mengenai Antena
Antena
merupakan perangkat jaringan yang mempunyai fungsi significant dalam rangka
memperluas area jangkauan dari jaringan.
A.
Antena Directional merupakan jenis antena dengan narrow bandwidth.
Terdiri atas 4 macam antena :
1.
Antena Grid merupakan alat yang dipakai untuk mengirim, menerima, &
memperkuat sinyal wireles untuk melakukan koneksi point dalam bentuk antena.
Gambar seperti berikut ini
:
2.
Antena Yagi merupakan salah satu jenis antena radio atau televisi.
Gambar seperti berikut ini
:
3.
Antena Sectoral merupakan antena yang mempunyai gain jauh lebih tinggi dibandingkan omnidirectional.
Gambar seperti berikut ini
:
4.
Antena Parabola merupakan sebuah antena berdaya jangkauan tinggi yang digunakan untuk komunikasi radio, televisi dan data.
Gambar seperti
berikut ini :
B. Antena Omnidirectional yaitu jenis antena
yang memiliki pola pancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama.
Gambar seperti berikut ini
:
Pembahasan ketiga mengenai IEEE
5) IEEE (Institute of Electrical and Electronic
Energineers) adalah institute yang melakukan kajian, riset, dan pengembangan
terhadap perangkat jaringan yang kemudian menjadi standarisasi untuk digunakan
sebagai perangkat jaringan.
Pembahasan ke empat
mengenai Nirkabel Chanel
6) Nirkabel Channel adalah jaringan tanpa
kabel yang artinya proses penyampaian data yang dilakukan melalui udara dengan memanfaatkan
gelombang elektromagnetik.
Kamis, 30 Agustus 2018
7 Macam OSI Layer Pengertian dan Fungsi Setiap Layernya
Hai Gays Selamat Datang di Blog saya, kali saya akan membahas tentang 7 Macam Osi Layer
Oke kita lanjut ke pembahsan Osi Layer :
Jaringan komputer merupakan salah satu penemuan
terbesar yang ada di dunia. Berkat adanya jaringan komputer, maka setiap
komputer yang ada di dunia bisa saling terhubung satu sama lain dengan mdah dan
juga cepat. Jaringan komputer dapat saling menghubungkan komputer dengan
menggunakan dua metode utama, yaitu metode jaringan kabel dan juga metode
wireless atau nirkabel.
Namun demikian, meskipun terjadi dalam waktu yang
sangat singkat, ternyata proses terhubungnya komputer di dalam sebuah jaringan
haruslah melalui proses yang sangat panjang. Proses terpanjang terjadi pada
saat paket data mulai ditransmisikan oleh server dan diterima oleh PC Client.
Kedua proses tersebut haruslah melewati beberapa layer atau bagian, yang
dikenal dengan istilah OSI Layer.
Sesuai dengan namanya, OSI Layer, berarti merupakan
lapisan – lapisan, Bentuk lapisan – lapisan inilah yang nantinya harus dilewati
oleh paket data. Proses transmisi melewati OSI layer ini terjadi setiap kali
paket data akan ditransmisikan, baik itu transmisi paket data dari server,
serta transmisi paket data menuju client. Jadi, apabila bisa dilihat secara
kasat mata, OSI layer terdapat di dalam computer server dan juga komputer
client.
Secara teoritis, OSI layer memiliki nama OSI Reference
Model for Open Networking, atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan
istilah model referensi jaringan terbuka. Saat ini, model OSI sudah menjadi
standar model arsitektural dalam sebuah jaringan komputer. OSI sendiri
merupakan kependekan dari Open System Interconnection.
Sejarah
dicetuskannya OSI
OSI Layer disebut sebagai lapisan, karena memang model
referensi OSI ini diciptakan berlapis – lapis. Lapisan – lapisan pada OSI layer
ini dibut dengan tujuan agar setiap paket data dalam sebuah jaringan bisa
melewati layer tersebut sebelum pada akhirnya bisa saling terkoneksi. Berikut
ini adalah ke – tujuh lapisan dari OSI Layer :
1. Physical Layer
Layer pertama adalah physical layer. Sesuai
dengan namanya, physical layer berarti merupakan lapisan yang berhubungan
dengan fisik. Layer physical ini berhubungan erat dengan fungsi persinyalan,
dan merupakan layer yang paling dekat dengan hardware alias perangkat
keras jaringan secara fisik.
Fungsi physical layer :
· a). Mendefinisikan media transmisi jaringan
· b). Mendefinisikan metode persinyalan
· c). Sinkronisasi bit data
· d). Mendefinisikan arsitektur jaringan
· f). Melakukan proses pengkabelan
2. Data link Layer
Lapisan berikutnya pada OSI Layer adalah Data Link
Layer. Merupakan salah satu layer yang penting, karena memilki fungsi sebagai :
· a). Pengkoreksi kesalahan
· b). Menentukan bagaimana setiap bit dari data dikelompokan
ke dalam frame
· c ). Pengelamtan perangkat keras
· d). Menentukan bagaimana sebuah perangkat keras dapat
beroperasi
Terdapat dua level pada lapisan data link layer ini,
yaitu :
· a) . Logical Link Control (LLC)
· b). Media Access Control (MAC)
3. Network Layer
Lapisan selanjutnya adalah network layer. Fungsi utama
dari network layer ini adalah untuk membantu mendefinisikan alamat IP atau
internet protocol, sehingga tiap komputer dapat terhubung dengan
satu jaringan.
Fungsi lain dari network layer adalah :
· a). Membuat header pada paket – paket data
· b). Melakukan proses routing
Fungsi dari beberapa hardware jaringan, seperti router
dan juga fungsi hub berjalan
pada layer ini, dengan cara melakukan pemecahan paket data dan juga melakukan
proses routing (Baca : Fungsi
Router).
4. Transport Layer
Sesuai dengan namanya, tansport layer merupakan
lapisan OSI yang memilki tugas sebagai pengantar.
Fungsi utama dari transport
layer pada lapisan OSI ini adalah :
a). Memecah data ke dalam paket – paket data
· b). Mentransmisikan data dari session layer menuju network
layer, maupun sebaliknya.
· c). Membuat penomoran pada paket – paket data, sehingga
nantinya dapat disusun kembali dengan mudah
· d ). Melakukan proses transmisi ulang pada paket data yang
hilang
Berkat adanya transport layer ini, maka setiap data
bisa saling berjalan dari server menuju clientnya dengan lancar tanpa adanya
gangguan.
5. Session Layer
Lapisan selanjutnya pada OSI adalah session layer.
Lapisan session layer ini memiliki fungsi utama untuk mendefinisikan bagaimana
sebuah koneksi bisa dibangun, serta dapat mendefinisikan management dari sebuah
koneksi, seperti menghancurkan dan juga memelihara koneksi.
6. Presentation Layer
Layer kedua pada saat data mulai ditransfer, dan
bertindak sebagai layer ke-6 ketika sebuah komputer menerima paket data disebut
dengan nama Presentation Layer. Funsi utama dari lapisan layer presentation ini
adalah menteranslate data yang akan ditransmisikan dari dan menuju sebuah
application (aplikasi).
Apabila merupakan proses awal, lapisan ini berfungsi
untuk menerjemahkan aplikasi menjadi sebuah data yang akan ditransmisikan,
begitupun sebaliknya, ketika memaski proses akhir, presentation layer akan
menterjemahkan data yang ditransmisikan ke dalam aplikasi.
Protokol pada layer Presentation
Berikut ini adalah beberapa protocol pada lapisan
layer presentation :
· a). Redirectopr software
· b). Virtual Network Computing
· c). Remote Desktop Protocol
7. Application Layer
Application Layer merupakan lapisan yang pertama pada
saat sebuah data mulai ditransfer, dan merupakan lapisan terakhir yang dilewati
begitu komputer client menerima data tersebut.
Fungsi dari Application layer :
Application layer, sebagai pelepas data dalam sebuah
jaringan dan juga penampil data dalam sebuah jaringan memiliki beberapa fungsi,
seperti :
·
Menyajikan interface antara aplikasi dengan jaringan
·
Mengatur bagaimana sebuah aplikasi mampu untuk
mengakses jaringan
·
Membuat pesan – pesan berupa kesalahan pada jaringan
·
Menampilkan display dari sebuah jaringan
Protokol pada layer Application
Ada beberapa protocol yang ditempatkan pada lapisan
application layer ini, yaitu :
· A. HTTP
· B. SMTP
· C. NFS
Itu adalah ke – 7 lapisan – lapisan atau layer yang
terdapat di dalam sebuah model referensi OSI. Setiap paket data yang
ditransmisikan melalui jaringan, nantinya akan melewati layer – layer tersebut,
sebelum akhirnya terkoneksi satu sama lain.
Cara Kerja 7 Model OSI
Seperti sudah disebutkan sebelumnya, OSI memiliki
beberpa layer atau lapisan, tepatnya adalah 7 lapisan layer OSI. Cara kerja
dari ke 7 layer OSI ini adalah dua kali dalam setiap transmisi paket data di
dalam sebuah jaringan, yaitu :
1. Pada saat paket atau bit data ditransmisikan dari
server ke dalam jaringan
2.
Pada saat paket ata bit data ditransmisikan dari
jaringan ke dalam komputer client
Kedua proses tesebut akan selalu terjadi dalam satu
sesi koneksi di dalam jaringan. Proses tersebut akan melewati layer yang
berbeda – beda.
Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya :
1.
Saat paket atau bit data ditransmisikan dari server
Itulah kedua proses jaringan yang terjadi. Meskipun
kelihatannya jaringan adalah sesuatu yang sederhana, namun ternyata prosesnya
cukup panjang agar bisa berjalan dengan sangat lancar.
Penerapan Layer OSI
Tiap – tiap lapisan atau layer dari OSI memiliki
beberapa penerapannya masing – masing. Beberapa diantaranya bisa diakses dengan
mudah oleh user biasa, dan beberapa diantaranya hanya bisa diakses dan diutak
atik oleh super user alias programmer. Berikut ini adalah beberapa penerapan
dari tiap layer OSI dalam jaringan
CONTOH : Penggunaan Email dalam sebuah jaringan :
Kita akan mengirimkan email kepada komputer lainnya
yang terhubung ke dalam satu jaringan. Kita bisa bertindak mirip seperti server
(mentransmisikan email), sedangkan komputer (email lain) bisa bertindak mirip
seperti komputer client.
Proses yang terjadi sama, yang berbeda hanyalah
urutannya saja, tergantung dari sisi server atau client:
· A. Layer Application
Layer pertama pada pengirim email,
dan layer terakhir pada penerima email
o Penggunaan web browser untuk mengirimkan / menerima
email (seperti IE, Chrome, Firefox).
· B. Layer Presentation
( Layer kedua bagi pengirim email,
dan layer keenam pada penerima email
o
Pendefinisian dan penyajian data yang akan dikirim /
diterima (misalnya format JPEG, DOC, dan lainnya).
· C. Layer Session
( Layer ketiga bagi pengirim email, dan
layer kelima pada penerima email
o Penggunaan sistem operasi, software, SQL, dan semuanya
yang berhubungan dengan pengelolaan data
· D. Transport layer
o Penggunaan protocol dalam melakukan transfer /
pengiriman dan penerimaan email, menggunakan TCP
· E. Network Layer
Layer kelima bagi pengirim email, dan
layer ketiga bagi penerima email
o Penggunaan protocol jaringan komputer, seperti IP
(internet Protocol)
· F. Data Link Layer
Layer keenam bagi pengirim email, dan
layer kedua bagi penerima email
o Penggunaan MAC address pada sebuah jaringan yang
digunakan
· G. Physical Layer
Layer terakhir bagi pengirim email,
dan layer pertama bagi penerima email
Penggunaan EIA atau TIA, dan mentransmisikannya
melalui perangkat keras jaringan, contoh : router.
7 Model OSI Layer adalah ilmu dasar dalam jaringan
komputer yang harus di pahami jika ingin menjadi network administrator. OSI
layer adalah “ilmu tetap” dalam jaringan komputer, yang tidak akan pernah
berubah, kecuali konsep di dalamnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Pengertian dan Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer
Pengertian lain dari Topologi jaringan komputer ialah merupakan sebuah konsep atau cara yang dilakukan untuk menghubungkan banyak komputer ...
-
Pengertian lain dari Topologi jaringan komputer ialah merupakan sebuah konsep atau cara yang dilakukan untuk menghubungkan banyak komputer ...
-
Hub adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI layer 1. Physical Layer . Perangkat tersebut sebagai penyambung atau con...
-
TOPOLOGI JARINGAN SEDERHANA Apa itu topologi jaringan? Pengertian Topologi Jaringan komputer adalah metode atau cara yang diguna...
















